Berita

Pemprov Kaltara dianugerahi penghargaan pemda berprestasi bidang pendidikan regional Kalimantan

BIRO ADPIM — Pemprov Kaltara dianugerahi penghargaan Terbaik II Nasional dari Pemerintah Pusat karena dinilai berhasil memperluas dan memeratakan akses layanan pendidikan.

Apresiasi bergengsi ini menjadi bukti konkret bahwa letak geografis dan tantangan infrastruktur perbatasan bukan hambatan untuk menghadirkan hak pendidikan yang adil, bermutu, inklusif.

Penghargaan ini diterima secara langsung Wakil Gubernur Ingkong Ala, SE.,M.Si dalam sebuah prosesi penganugerahan Kemendagri di Balikpapan, 3 September 2025.

Wagub menegaskan capaian ini buah kerja keras kolektif seluruh elemen pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat.

“Ini wujud dari komitmen bersama memastikan tidak ada satu pun anak di yang kehilangan hak belajarnya, baik mereka yang tinggal di perkotaan maupun di pelosok,” ujar Wagub.

Keberhasilan Kaltara meraih predikat Terbaik II Nasional didorong oleh serangkaian kebijakan yang menyasar akar persoalan di lapangan. Di antaranya lewat pengalokasian anggaran pendidikan yang presisi, pemenuhan sarana-prasarana sekolah di wilayah terpencil, hingga peningkatan kesejahteraan dan kualifikasi guru pelosok.

Pemprov Kaltara secara konsisten meluncurkan berbagai program bantuan pendidikan dan beasiswa bagi siswa kurang mampu serta berprestasi. Intervensi ini bisa menekan angka putus sekolah dan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) serta Angka Partisipasi Murni (APM) di seluruh kabupaten/kota se-Kaltara.

Langkah inovatif juga dilakukan melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk menyokong proses pembelajaran digital di wilayah-wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses internet.

Wagub memastikan penghargaan skala nasional ini dijadikan pemacu semangat terus menyempurnakan kualitas dan pemerataan pendidikan di tahun-tahun mendatang. Peningkatan kompetensi guru dan modernisasi fasilitas belajar-mengajar tetap menjadi skala prioritas dalam APBD.

Sinergi Pemprov Kaltara, pemerintah kabupaten/kota, dan kementerian terkait, sektor pendidikan akan terus ditempatkan sebagai pilar utama pembangunan daerah.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang terbaik untuk masa depan daerah dan bangsa,” ujar Wagub. (van/adpim)