
BIRO ADPIM — Akhir pekan di Kota Tarakan diwarnai deretan aktivitas publik yang menggerakkan warga. Pada Minggu (23/8/2026), perairan dan rute darat Tarakan berubah menjadi arena olahraga sekaligus ruang silaturahmi bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah.
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Wakil Komandan Kodaeral XIII, Laksamana Pertama TNI Bambang Kuncoro, mengibarkan bendera start menandai dimulainya Turnamen Speedboat Race Kodaeral XIII Tahun 2026.
Sebanyak 39 peserta speedboat bermesin 40 PK berlaga membelah gelombang. Ajang peringatan HUT ke-81 RI dan HUT ke-1 Kodaeral XIII ini menyedot antusiasme peserta dari luar daerah hingga mancanegara, seperti Balikpapan, Penajam, Nunukan, Tawau (Malaysia), hingga Singapura.
Gubernur Zainal menegaskan bahwa ajang balap perahu cepat bagian langkah menggarap potensi sport tourism berbasis maritim di Kaltara. Gubernur berharap turnamen seperti ini terus dikembangkan menjadi agenda kalender wisata daerah yang mampu mempromosikan potensi Kaltara ke kancah yang lebih luas.

Kehadiran ribuan penonton di sepanjang area perairan turut menghidupkan ekosistem ekonomi lokal, mulai dari UMKM, pedagang kecil, hingga penyedia jasa transportasi. Bagi Gubernur, setiap perhelatan publik harus berdampak ekonomi yang dirasakan langsung masyarakat kecil.
Semangat kebersamaan juga menyelimuti dua agenda pendukung lainnya pada hari yang sama. Pada ajang Kaltara Trail Run 2026, Gubernur menyerahkan secara langsung hadiah kepada para pemenang lomba lari lintas alam yang diikuti 250 peserta dari berbagai kabupaten/kota.
Menempuh rute dari Bandara Juwata, Jalan Mulawarman, Jalan Bhayangkara, Pasir Putih, hingga Jalan Gunung Selatan, ajang ini mengenalkan lanskap alam Tarakan kepada para pecinta olahraga lari.

Sementara itu di Kelurahan Pamusian, Gubernur bergabung bersama warga dalam jalan sehat peringatan HUT ke-81 RI.
Kegiatan ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di tingkat lingkungan.
Rangkaian agenda olahraga dan kemasyarakatan ini menunjukkan potensi daerah, gaya hidup sehat, dan kebersamaan warga dapat dipadukan secara efektif di wilayah perbatasan. (mel/adpim)