
BIRO ADPIM – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., mendorong Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kaltara untuk terus memperkuat peran dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan keluarga dan lingkungan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Zainal saat memberikan sambutan pada kegiatan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan DWP Provinsi Kaltara di Tanjung Selor, Sabtu (15/8/2026).
Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada DWP Provinsi Kaltara atas inisiasi menggelar berbagai kegiatan dan perlombaan dalam rangka menyemarakkan HUT RI.
Menurut Gubernur, kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui perayaan dan seremoni semata, tetapi harus diisi dengan karya pengabdian dan kontribusi nyata sesuai dengan peran masing-masing.
Dalam konteks tersebut, Gubernur Zainal menilai DWP memiliki peran strategis karena keluarga merupakan salah satu fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, berkarakter dan berdaya saing. Peran DWP tidak hanya berkaitan dengan organisasi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat keluarga dan lingkungan masyarakat.
“Melalui semangat ‘Dharma Wanita Persatuan Sehat, Berdaya’ saya berharap setiap kegiatan dapat menumbuhkan semangat untuk hidup sehat, memperkuat keterampilan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kepercayaan diri dan kemandirian,” ungkapnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI mampu mempererat silaturahmi antaranggota DWP se-Kaltara sekaligus mendorong keterlibatan bersama dalam pembangunan daerah.
“Saya berharap seluruh pengurus dan anggota DWP dapat terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, penanganan stunting, pemberdayaan keluarga, serta pengembangan UMKM,” ujarnya.
Gubernur Zainal mengajak seluruh anggota DWP dapat menjadi duta perubahan, baik di lingkungan keluarga, kantor maupun di tengah-tengah masyarakat. Sebab, pembangunan tidak hanya berlangsung di ruang pemerintahan tetapi juga tumbuh dari keluarga dan lingkungan masyarakat. (mel/adpim)