Berita

Gubernur Zainal Paliwang raih penghargaan regional kategori penurunan tingkat pengangguran

BIRO ADPIM — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum menerima penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan di Balikpapan, Selasa (5/5/2026).

Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dan, sebagai bentuk pengakuan atas kinerja pembangunan dan ekonomi ini, Provinsi Kaltara diberi penghargaan Rp3 miliar.

Capaian ini didorong realisasi investasi Kaltara yang mencapai Rp11,065 triliun pada Triwulan I-2026. Aliran modal tersebut berdampak pada pembukaan lapangan kerja baru bagi 1.774 tenaga kerja lokal, dengan penyerapan terbesar berada di Kabupaten Bulungan.

Sektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan menjadi penyumbang serapan tenaga kerja tertinggi melalui penambahan 391 pekerja, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada sektor-sektor primer.

Di bawah kepemimpinan Zainal Paliwang-Ingkong Ala, Kaltara menghadapi dinamika angkatan kerja yang fluktuatif, yany data Februari 2026 mencatat jumlah angkatan kerja sebesar 393.545 orang dari total 573.408 penduduk usia kerja.

Untuk menjaga stabilitas serapan kerja, pemerintah daerah fokus pada penguatan pendidikan vokasi. Tercatat, persentase lulusan SMK yang terserap ke dunia usaha dan industri mengalami kenaikan konsisten setiap tahunnya, dari 65,71 persen pada 2022 menjadi 68,21 persen pada akhir 2024.

Selain memacu investasi skala besar, Gubernur juga mengarahkan kebijakan APBD untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pada tahun anggaran 2025, pemerintah daerah merealisasikan Rp2,23 miliar untuk program peningkatan kompetensi dan bantuan peralatan usaha.

Salah satu implementasinya adalah bantuan mesin jahit bagi kelompok masyarakat di wilayah Tanjung Selor hingga Teras Nawang, yang bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi dan peluang kerja baru di tingkat desa tanpa bergantung pada proyek padat karya konvensional. BIRO ADPIM