
BIRO ADPIM – Kepedulian terhadap kelestarian sejarah dan budaya di Kalimantan Utara (Kaltara) ditunjukkan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A Paliwang, SH, M.Hum. Pada Rabu (18/2), Gubernur terjun melaksanakan aksi bersih-bersih di kompleks makam bersejarah Sultan Kaharuddin II di Desa Seriang, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Sultan Kaharuddin II, yang juga dikenal sebagai Ali Kahar, adalah Sultan Bulungan ke-V yang bertakhta dari sekitar tahun 1875 hingga 1889. Sultan Kaharuddin II berkuasa sekitar 14 tahun, dan wafat tahun 1889 M/1307 H dan dimakamkan di kompleks makam kesultanan Bulungan di Gunung Seriang.
Gubernur Zainal didampingi staf dan rombongan Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara. Dengan penuh khidmat, rombongan bahu-membahu membersihkan area makam sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para leluhur dan tokoh sejarah Bulungan.
Gubernur menyampaikan bahwa pemeliharaan situs bersejarah seperti makam Sultan Kaharuddin II sangat penting. Hal ini juga upaya menjaga warisan budaya agar tetap dikenal dan dihormati oleh generasi mendatang.
“Situs sejarah ini adalah jati diri kita. Dengan menjaga dan merawatnya, kita juga sedang menjaga nilai-nilai perjuangan dan sejarah Kalimantan Utara,” ujar Gubernur.
Aksi ini juga diyakini memotivasi masyarakat serta instansi terkait lebih peduli terhadap potensi wisata sejarah yang ada di desa-desa, sehingga situs-situs bersejarah di Kaltara dapat tertata rapi, bersih, dan menjadi destinasi wisata religi maupun sejarah yang layak dikunjungi. (*)
Penulis: Biro Adpim
Editor: Biro Adpim
Copyright BIRO ADPIM 2026