
BIRO ADPIM – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri malam spiritualitas bertajuk “Doa Bersama untuk Sumatera, Doa untuk Indonesia” yang digelar di Jakarta Timur, Jumat (9/1/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kaltara ini menjadi simbol solidaritas antardaerah menghadapi cobaan bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Kegiatan yang diinisiasi Pengurus Besar Matahari Pagi Indonesia (PB MPI) ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Menteri Haji dan Umrah RI sekaligus Ketua PB MPI, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, serta Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan prosesi doa yang dipimpin secara bergantian oleh perwakilan enam agama, Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Gubernur Zainal menegaskan momentum ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan mampu menyatukan perbedaan keyakinan.
“Kita meluruhkan segala ego untuk bersimpuh memohon kekuatan bagi saudara-saudara kita di Sumatera. Musibah ini ujian bagi rasa persaudaraan kita sebagai satu bangsa,” ujar Gubernur Zainal dalam sambutannya.
Meski Kaltara secara geografis berada jauh dari Pulau Sumatera, Zainal menekankan bahwa solidaritas tidak mengenal batas wilayah. Ia mengajak elemen masyarakat, khususnya pemangku kepentingan, memperkuat semangat gotong royong dan berpartisipasi nyata membantu para korban.
“Bantuan tidak hanya berupa materiil. Doa yang tulus dan tulusnya kebersamaan adalah kekuatan moral bagi para korban tetap menjaga harapan di tengah duka,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi untuk PB MPI atas inisiatif yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu barisan spiritual. Menurutnya, ketangguhan bangsa Indonesia diuji melalui kepedulian terhadap sesama saat terjadi musibah.
Menutup pernyataannya, Gubernur Zainal optimistis melalui doa kolektif ini, korban bencana diberikan kekuatan untuk pulih kembali.
“Semoga di balik musibah ini, akan muncul hikmah dan kekuatan yang membuat kita sebagai bangsa semakin teguh dan tangguh menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. BIRO ADPIM