
BIRO ADPIM – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A Paliwang, SH.,M.Hum meresmikan Gedung Rumah Kemasan IKM dan UKM di Tanjung Palas, Selasa (23/12/2025) di Tanjung Palas, Bulungan.
Fasilitas ini hadir jawaban atas tren pertumbuhan sektor UMKM di Kaltara yang meningkat tajam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data Online Single Submission (OSS), jumlah UMKM di Kaltara melonjak signifikan dari 20.447 unit usaha pada 2022 menjadi 44.052 unit pada 2023, dan mencapai puncaknya di angka 73.121 unit pada 2024.
Peningkatan serupa juga terlihat pada sektor Industri Kecil Menengah (IKM) yang tumbuh dari 4.379 unit pada 2022 menjadi 4.971 unit pada akhir 2024.
Lonjakan aktivitas usaha ini menuntut dukungan sarana produksi yang lebih kuat, terutama pada aspek pengemasan yang selama ini menjadi kendala utama daya saing produk lokal di pasar nasional.
Gubernur Zainal A Paliwang mengungkapkan bahwa operasional Rumah Kemasan ini strategi menekan biaya logistik.
Selama ini, mayoritas pelaku usaha di Kaltara harus memesan kemasan dari Pulau Jawa, yang berdampak pada tingginya biaya produksi dan harga jual.
Dengan fasilitas mesin modern dan peralatan yang telah ditingkatkan sejak 2024, diharapkan biaya kemasan dapat ditekan sehingga produk Kaltara menjadi lebih kompetitif.
Selain fokus pada infrastruktur fisik dan mesin, pada 2025 pemerintah juga menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk mengoperasikan mesin-mesin tersebut secara optimal.
Sinergi ini diyakini mampu membawa UMKM Kaltara “naik kelas”, meningkatkan perputaran ekonomi daerah, dan memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional. BIRO ADPIM