Berita

Penghargaan Lingkungan Hidup 2025: 4 perusahaan proper Hijau, SMA 1 Sebatik Sekolah Sehat Terbaik

BIRO ADPIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menegaskan komitmennya menjaga ekosistem melalui agenda Penyerahan Penghargaan Bidang Lingkungan Hidup Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Tanjung Selor pada Selasa (23/12/2025) ini menjadi momentum penting bagi sinergi pemerintah, dunia usaha, hingga sektor pendidikan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A Paliwang, SH.,M.Hum menekankan sumber daya alam seperti air, udara, dan tanah adalah titipan yang harus dijaga keberlanjutannya bagi generasi mendatang.

Penghargaan ini juga jadi instrumen penting mencapai target kebijakan strategis nasional dalam menanggulangi permasalahan lingkungan dan sampah di daerah.

Tingkat ketaatan dunia usaha terhadap pengelolaan lingkungan terlihat dari capaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER).

Empat perusahaan berhasil menyabet Peringkat Hijau, yakni PT Tirta Madu Sawit Jaya, PT Nunukan Jaya Lestari, PT PLN (Persero) UP2P Tarakan PLTD/MG Tarakan, dan PT Idec Abadi Wood Industries.

Sementara itu, sebanyak 15 entitas lainnya, termasuk RSUD Kabupaten Malinau dan RSD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, mendapatkan Peringkat Biru sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan standar lingkungan.

Selain sektor industri, sektor pendidikan turut menunjukkan komitmennya dalam ajang Sekolah Sehat. SMKN 1 Sebatik berhasil keluar sebagai Juara 1, disusul oleh SMKN 1 Tarakan dan SMAN 1 Tarakan pada posisi kedua dan ketiga.

Gubernur optimistis, melalui program sekolah adiwiyata dan sekolah sehat, benih kesadaran lingkungan dapat tumbuh pada diri generasi penerus sejak dini.

Pemerintah Provinsi Kaltara juga fokus pada penguatan Program Kampung Iklim (Proklim) untuk mendukung target nasional 10.000 desa berketahanan iklim pada tahun 2030.

Langkah ini didukung oleh peran akademisi dari Universitas Borneo Tarakan melalui KKN Tematik Proklim di wilayah Malinau. Untuk mendukung operasional di lapangan, diserahkan pula bantuan alat pengelolaan persampahan kepada KSM Pemuda Cinta Lingkungan dan KSM LIBAS, serta hibah tiga unit bus sekolah untuk SLBN Nunukan, SMAN 1 Tanjung Palas, dan SMAN 1 Lumbis.

Gubernur mengajak seluruh pihak, khususnya dunia usaha terus memperkuat kolaborasi melalui realisasi CSR yang difokuskan pada adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Sinergi pentahelix ini diharapkan mampu mentransformasi pengelolaan sampah secara mandiri dari sumbernya, sekaligus menjadikan ekonomi kreatif sebagai garda terdepan budaya bersih di Kaltara. BIRO ADPIM