Berita

Pulihkan UMKM Dengan Gunakan Batik dan Aksesoris Lokal Daerah

Di sela-sela kesibukannya, Gubernur Kalimantan Utara Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Dr. Yansen TP, M.Si menghadiri Peringatan HUT Ke-22 Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Hari Ibu Ke-93 pada Rabu (23/12) di Gedung Gadis, Tanjung Selor, Bulungan.

Kegiatan yang mengangkat tema Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM, Gubernur mengatakan selain peduli akan kesehatan mental yang marak terjadi pada masa pandemi COVID-19, Gubernur juga merasa perlu meningkatkan pemberdayaan ekonomi, salah satunya dengan memulihkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Saya mengajak kita semua untuk selalu bangga menggunakan bahan lokal, seperti batik lokal Kaltara, aksesoris dan berbagai kreasi para pengrajin lokal Kaltara,”pinta Gubernur.

Di sisi lain, Ibu Gubernur Kaltara sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Kaltara mengatakan bahwa semenjak dikeluarkannya Pergub No. 21 Tahun 2021 tentang Pedoman Penggunaan Batik Khas Daerah Provinsi Kaltara, penjualan batik dan aksesoris lokal Kaltara mengalami peningkatan.

“Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan pengrajin singal, sebelumnya mereka hanya mampu menjual sekitar 30 singal per bulan. Semenjak Gubernur mengeluarkan Pergub tersebut, para pengrajin dapat menjual hingga 300-400 singal per bulannya. Pengrajin singal sekarang kebanjiran order,”terangnya.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan sejarah Hari Ibu Nasional oleh Wakil Ketua TP PKK, Ping Ding Yansen dan diikuti dengan pemberian tali asih dan cindera mata kepada para orang tua yang menjadi inspirasi.

Tanjung Selor, 22 Desember 2021

Biro Administrasi Pimpinan