Berita

Wagub Ingkong sambut kunjungan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam agenda lawatan ke perbatasan

BIRO ADPIM – Sebagai teras depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kalimantan Utara (Kaltara) terus menjadi fokus perhatian Nasional dalam penguatan kedaulatan serta percepatan pembangunan wilayah perbatasan.

Komitmen serta sinergi lintas institusi tersebut kembali terlihat saat Wakil Gubernur Ingkong Ala, S.E., M.Si., menyambut kunjungan kerja Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Tertinggal (BNPP-DT), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

Penyambutan resmi yang berlangsung hangat di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Anang Busra, Tarakan, Kamis (22/10/2016), menjadi simbol penting kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kaltara dengan jajaran TNI-Polri. Turut hadir mendampingi Wagub dalam
penyabutan tersebut Komandan Lanud Anang Busra Tarakan, Marsma TNI Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si. (Han), Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kaltara, Brigjen Pol. Yusuf, S.I.K., M.Hum., serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kunjungan ini membawa misi untuk meninjau secara langsung pembangunan dan stabilitas keamanan di pelosok perbatasan Indonesia-Malaysia. Rangkaian kunjungan kerja Kepala BNPP-DT dilanjutkan menuju Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan. Menggunakan helikopter Caracal, rombongan bertolak untuk melakukan peninjauan langsung di Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Krayan yang berlokasi di Lembudud, sekaligus menginspeksi secara detail progres serta kondisi faktual konektivitas jalan perbatasan.

Langkah ini menegaskan pengawasan dan pembangunan wilayah perbatasan tidak sekadar bertumpu pada perencanaan, melainkan membutuhkan peninjauan lapangan konkret demi memastikan negara hadir secara nyata bagi warga perbatasan.

Bagi Pemprov Kaltara, kedatangan petinggi TNI dan BNPP-DT menjadi momentum terus memperkuat koordinasi. Pembangunan infrastruktur darat dan penguatan pos-pos pengamanan di wilayah perbatasan seperti Krayan merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memacu kesejahteraan masyarakat.

Wagub Ingkong Ala menegaskan bahwa Pemprov Kaltara senantiasa siap menjadi mitra strategis Pemerintah Pusat dan TNI-Polri dalam mengawal agenda-agenda strategis nasional di kawasan perbatasan.

Melalui sinergi yang makin solid antara Pemprov Kaltara, TNI, Polri, dan BNPP-DT, berbagai tantangan geografis di garis batas negara optimistis dapat teratasi. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan kawasan perbatasan Kaltara tidak hanya aman dan berdaulat, tetapi juga maju dan berdaya saing tinggi sebagai benteng terdepan Republik Indonesia. (van/adpim)