Berita

Wagub Ingkong tegaskan syukur kemerdekaan, penguatan generasi muda hingga benteng kedaulatan perbatasan

BIRO ADPIM – Khidmat rangkaian Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) capai puncak pada Senin (17/8) sore.

Bertempat di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada prosesi Penurunan Bendera Merah Putih.

Usai memimpin upacara, Wagub Ingkong Ala menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan—mulai dari Malam Renungan Suci, Upacara Pengibaran Bendera di pagi hari, Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan, hingga Penurunan Bendera di sore hari—adalah wujud rasa syukur mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa serta penghormatan tulus atas pengorbanan para pahlawan bangsa.

“Ini adalah bentuk komitmen, tradisi penghormatan, dan rasa terima kasih mendalam kepada Tuhan serta para pejuang kemerdekaan yang telah gugur. Tugas kita sebagai generasi penerus adalah melanjutkan cita-cita perjuangan mereka dengan mengisi pembangunan sesuai keahlian dan tuntutan zaman,” tutur Wagub Ingkong Ala.

Menanggapi peran penting pemuda, Wagub menekankan bahwa momentum peringatan kemerdekaan di seluruh pelosok Kaltara—mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga ibu kota provinsi—harus menjadi pemantik motivasi bagi generasi muda untuk berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.

Secara khusus, Wagub memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi tinggi para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kaltara yang bertugas sejak pagi hingga sore hari, serta capaian dua putra-putri terbaik Kaltara yang berhasil lolos menjadi Paskibraka Tingkat Nasional di Jakarta.

“Melihat kerja keras para anggota Paskibraka dari pagi hingga sore hari ini, hasilnya sangat luar biasa dan membanggakan. Keberhasilan ini menjadi prestasi bersama yang diharapkan dapat menularkan semangat disiplin dan motivasi positif bagi rekan-rekan pelajar lainnya di sekolah,” ungkapnya.

Wagub juga mengimbau para pemuda Kaltara senantiasa menjaga keharmonisan daerah, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan, serta aktif menjaga iklim yang aman dan produktif demi kemajuan daerah.

Sebagai daerah yang berada di garis depan Nusantara, Wagub Ingkong Ala memberikan perhatian khusus pada dinamika pembangunan wilayah perbatasan. Ia mengakui bahwa pemenuhan fasilitas dan pemerataan pembangunan di daerah terdepan membutuhkan proses bertahap sesuai kemampuan dan kondisi perekonomian negara.

Kendati demikian, Wagub mengajak seluruh warga perbatasan untuk tidak berkecil hati dan tetap memelihara optimisme dengan terus bersinergi bersama Pemerintah dalam mengawal kedaulatan bangsa.

“Meskipun tantangan pembangunan dirasakan belum sepenuhnya ideal, hal itu bagian dari perjuangan bertahap sesuai kemampuan negara,” demikian Wagub. (van/adpim)