
BIRO ADPIM – Sebagai provinsi yang berada di garis terdepan perbatasan negara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menegaskan pentingnya merawat persaudaraan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah keberagaman masyarakat.
Pesan persatuan tersebut disampaikan oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., melalui Gerakan Pembagian 3.764 Bendera Merah Putih kepada perwakilan organisasi masyarakat (ormas) di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Senin (10/8/2026).
Dalam pembagian bendera, Gubernur turut dibersamai Wagub Ingkong Ala, SE.,M.Si, Sekprov Denny Harianto, SE.,M.M, serta Kepala Bakesbangpol Kaltara Jonilius, S.STP.
Gubernur Zainal mengatakan pembagian dan pengibaran bendera Merah Putih menjadi simbol perekat persaudaraan serta penguat rasa kepemilikan warga perbatasan terhadap tanah air, khususnya di momentum bulan kemerdekaan.
“Bendera Merah Putih ini menjadi pengingat sederhana untuk terus memperkuat persatuan dan gotong royong di Kaltara,” ujar Gubernur Zainal.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menghidupkan suasana kemerdekaan di pemukiman, perkantoran, hingga fasilitas umum. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diimplementasikan dalam tindakan nyata, seperti menjaga kerukunan antarumat, memelihara keamanan lingkungan, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Melalui pembagian bendera kepada ormas ini, Pemprov Kaltara optimistis nilai-nilai kebangsaan dan semangat persaudaraan terus terawat dengan baik di seluruh wilayah Kaltara. (van/adpim)