
BIRO ADPIM – Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter terbentang di salah satu beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berlokasi di Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kirab Kebangsaan dan Peluncuran Program Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Germas Rana), dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026).
Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter merupakan simbol tekad untuk menjaga persatuan, memperkokoh semangat kebangsaan, dan mengisi kemerdekaan melalui karya serta pengabdian.
Kirab Kebangsaan ini hendaknya menjadi gerakan bersama untuk memperkuat persatuan, menanamkan nilai-nilai Pancasila dan membangun optimisme menuju Indonesia Emas 2045.
“Tantangan bangsa tidak hanya menjaga batas wilayah, tetapi juga menjaga menjaga karakter dan jati diri generasi muda. Sehingga, semangat nasionalisme harus diwujudkan melalui prestasi,” ujar Gubernur Zainal.
Selanjutnya, peluncuran Germas Rana merupakan langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun penyalahgunaan teknologi digital.
“Sekolah, madrasah, dan pondok pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, akhlak mulia, semangat kebangsaan, dan moderasi beragama,” ucap Gubernur.
Mengakhiri sambutan, Gubernur Zainal menyatakan komitmen Pemprov Kaltara bersama pemerintah kabupaten/kota, kementerian dan lembaga, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat perlindungan anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kabupaten/kota layak anak, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta percepatan pembangunan kawasan perbatasan.
“Kami meyakini, membangun perbatasan berarti menghadirkan kesejahteraan sekaligus memperkuat rasa bangga sebagai bagian dari NKRI,” tutup Gubernur Zainal. (mel/adpim)