Berita

Pemprov perluas jejaring investasi global dengan 11 negara Timur Tengah

BIRO ADPIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus bergerak memperluas jejaring investasi global.

Langkah diplomasi ekonomi ini dimanfaatkan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., untuk menggaet para pemodal internasional dengan mempromosikan langsung berbagai peluang emas yang dimiliki Kaltara, di kancah global.

Momen ini dilakukan saat Gubernur Zainal memenuhi undangan ‘friendship gathering’ dari Utusan Khusus Presiden Republik Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, di Jakarta, Kamis (25/6).

Forum eksklusif menjadi ajang mempererat hubungan bilateral yang telah lama terjalin dengan Seychelles, serta menjadi karpet merah bagi Kaltara untuk menembus pasar Timur Tengah.

Di hadapan delegasi diplomatik dari 11 negara Arab—meliputi perwakilan kedutaan besar Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, Kuwait, Lebanon, Oman, Palestina, Qatar, Arab Saudi, Suriah, hingga Yaman—Gubernur Zainal memaparkan secara komprehensif cetak biru keunggulan komparatif Kaltara.

Sektor hilirisasi sumber daya alam, kawasan industri hijau terintegrasi, hingga percepatan proyek strategis nasional (PSN) menjadi komoditas jualan utama yang disodorkan kepada para perwakilan negara sahabat tersebut.

“Hubungan dengan Seychelles sudah berjalan sangat baik, dan malam ini jangkauannya kita perluas agar para perwakilan negara sahabat melirik Kaltara sebagai mitra investasi strategis di Indonesia,” ujar Gubernur Zainal.

Melalui diplomasi ini, Pemprov Kaltara membidik terciptanya komitmen kerja sama konkret pada berbagai sektor hulu hingga hilir.

Kehadiran para investor dari kawasan Timur Tengah diproyeksikan mampu menjadi stimulus baru dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memantapkan posisi Kaltara sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di bagian utara Indonesia. BIRO ADPIM