Berita

Gubernur Zainal minta pelajar Kaltara cetak prestasi terbaik di O2SN 2026 demi tiket ke tingkat Nasional

BIRO ADPIM – Persaingan sengit berburu tiket menuju panggung olahraga nasional resmi dimulai. Ratusan atlet pelajar terbaik dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara (Kaltara) berkumpul di Tanjung Selor untuk berlaga dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026.

Ajang bergengsi yang melombakan berbagai cabang olahraga ini mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, MA, SMK, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB). Selama dua hari ke depan, para talenta muda Kaltara saling beradu kemampuan demi memperebutkan posisi kehormatan sebagai wakil Kaltara di tingkat nasional.

Membuka jalannya kompetisi, Selasa (30/6/2026), Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian luar biasa terhadap pembinaan atlet sejak usia sekolah.

Menurutnya, investasi terbesar untuk masa depan Kaltara tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi.

“Olahraga bukan sekadar urusan fisik atau berburu medali di atas lapangan. Lebih dari itu, ini adalah media strategis untuk membentuk kompas moral, kedisiplinan, mental pantang menyerah, serta sportivitas generasi muda kita,” ujar Gubernur Zainal dalam arahannya, Selasa (30/6/2026).

Gubernur Zainal juga memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltara beserta seluruh jajaran panitia dan pelatih yang berhasil mengawal konsistensi kompetisi ini.

Sesuai dengan tema yang diusung tahun ini, “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”, O2SN diposisikan sebagai hulu dari ekosistem penjaringan atlet berprestasi daerah.

Kepada para atlet pelajar yang bertanding, orang nomor satu di Kaltara ini berpesan agar menjadikan ajang ini sebagai ruang berkembang dan mempererat tali persaudaraan antar-daerah. Ia mengingatkan agar mental juara harus diiringi dengan kejujuran di setiap pertandingan.

“Kemenangan tentu menjadi target, tetapi pengalaman, proses belajar, dan karakter positif yang kalian bentuk selama berkompetisi adalah esensi yang jauh lebih mahal. Bagi yang nanti keluar sebagai pemenang, segera persiapkan diri secara matang karena kalian akan memikul tanggung jawab besar membawa nama baik Kaltara di kancah nasional,” pungkasnya. (van/biroadpim)