
BIRO ADPIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmen penguatan keamanan di wilayah perbatasan menyusul pergantian kepemimpinan di Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XIII Tarakan.
Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., menekankan bahwa kehadiran Laksamana Pertama (Laksma) TNI Sumarji Bimoaji sebagai Dankodaeral XIII yang baru merupakan momentum strategis untuk meningkatkan efektivitas penjagaan kedaulatan NKRI di Kaltara.
“Kita teeus memperkuat sinergi antara Pemprov Kaltara dan TNI AL. Koordinasi yang solid sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas wilayah, terutama di titik-titik perbatasan yang menjadi prioritas nasional,” ujar Wagub Ingkong Ala.
Wagub Ingkong langsung menyambut kedatangan Laksma TNI Sumarji Bimoaji di VIP Room Bandara Internasional Juwata Tarakan, Sabtu (28/2).
Dalam prosesi tersebut, Wagub menyematkan selendang dan singal khas Kaltara sebagai simbol diterimanya sang perwira tinggi sebagai bagian dari keluarga besar Kaltara yang siap bahu-membahu menjaga daerah.
Laksma TNI Sumarji Bimoaji resmi menjabat sebagai Dankodaeral XIII menggantikan Laksamana Muda (Laksda) TNI Phundi Rusbandi. Serah terima jabatan (sertijab) telah dilaksanakan di Mako Koarmada RI, Jakarta, Kamis (26/2), di bawah pimpinan Pangkoarmada RI Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata.
Pangkoarmada RI dalam amanatnya menekankan bahwa alih kepemimpinan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja satuan di tengah dinamika organisasi. Pejabat baru dituntut mampu menjawab kepercayaan dengan kinerja profesional dan hasil nyata dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut.
Posisi Kodaeral XIII dinilai sangat vital mengingat letak geografis Kaltara yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Sinergi antara pemerintah daerah dan kekuatan maritim menjadi kunci dalam menghadapi tantangan keamanan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah beranda terdepan Indonesia tersebut. BIRO ADPIM