Berita

Pemprov Kaltara buka ruang kolaborasi mitra pembangunan dengan IKA PMII

BIRO ADPIM – Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri acara pelantikan dan silaturahmi Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Kalimantan Utara di Tarakan, Jumat (6/2/2026).

Ketua Umum Pengurus Besar IKA PMII Fathan Subchi resmi melantik Herman, S.Pi sebagai Ketua Umum PW IKA PMII Kalimantan Utara periode 2025-2030.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal mengatakan bahwa IKA PMII merupakan wadah berhimpunnya para Alumni PMII, kader yang menjunjung tinggi nilai keislaman, keindahan, dan kemanusiaan.

Dikatakan Gubernur, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) selalu membuka ruang kolaborasi dengan IKA PMII sebagai mitra strategis pembangunan.

“Kami meyakini, jejaring alumni PMII yang tersebar di berbagai profesi, mulai dari birokrat, akademisi, pengusaha, tokoh masyarakat, dan politisi merupakan potensi besar untuk ikut serta memberikan gagasan, kritik konstruktif, serta solusi nyata bagi kemajuan Kaltara,” ujarnya.

Gubernur Zainal meyakini, semangat silaturahim dan persatuan, IKA PMII Kaltara dapat terus menjaga marwah organisasi, merawat tradisi intelektual, dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan Kalimantan Utara yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Ketum PB IKA PMII Fathan Subchi yang juga selaku Anggota VI Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI mengatakan bahwa suatu kelembagaan harus memiliki martabat dan bermanfaat bagi suatu negara. Sedangkan negara yang adil adalah negara yang bisa menyejahterakan masyarakatnya.

“Tantangan kita adalah Kalimantan Utara sebagai gerbang IKN. Kaltara harus menjadi bagian penting dalam mendukung kepentingan nasional. Di sinilah fungsi strategis PMII sebagai kelompok yang berkolaborasi, berkontribusi, dan menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif,” ujar Fathan.

Menutup sambutan, Fathan Subchi mengucapkan selamat kepada jajaran IKA PMII Kaltara yang telah resmi dilantik.

“Selamat dan sukses kepada Pak Herman, terus bekerja, karena seorang pejuang harus terus berjuang untuk bangsa,” tutupnya. (BIROADPIM)